Archive for the 'Tumbuh Kembang' Category

TIDUR SIANG VS SI PRASEKOLAH

April 27th, 2010 -- Posted in PRA SEKOLAH, Tumbuh Kembang | No Comments »
Apa yang "hilang" kalau si prasekolah sulit diajak tidur siang?
 
 
Memasuki usia 4 tahunan, sebagian anak mulai meninggalkan kebiasaan tidur siangnya. Penyebabnya apalagi kalau bukan karena anak tengah tertarik pada mainan dan permainan serta lingkungan pertemanan yang ditemuinya. Padahal, menurut dr. Yuda Turana, Sp.S., dengan tidur siang ada beberapa faedah yang bisa dirasakan. Misalnya, untuk memulihkan fisik dan mental setelah sejak pagi beraktivitas.
 
Dengan tidur siang, tubuh menjadi relaks. Selama tidur, hormon kortisol bekerja menetralisasi stres. Ketika anak bangun, dia merasa kembali segar dan kemampuan berkonsentrasinya kembali meningkat. Selain itu, kala tidur siang, metabolisme otak berlangsung sangat aktif. Efeknya baik bagi korteks otak, terutama untuk meningkatkan kemampuan kognitif. Alhasil, diharapkan anak bisa menyerap stimulasi yang diberikan dengan baik.
 
Beberapa penelitian menguak tidur siang terbukti meningkatkan kesiapan tubuh, memulihkan mood bahkan produktivitas. Secara fisik juga, memberikan kesempatan pada tubuh untuk mendapat energi baru sebagai "amunisi" untuk melakukan aktivitas. Selama tidur, memang semua fungsi organ tubuh cenderung melamban. Nah, pada saat itulah sel dan jaringan yang aus dan rusak dipulihkan. Lantaran itu, anak dianjurkan untuk tidur siang karena mereka dalam masa pertumbuhan sehingga sedang banyak bergerak dan membutuhkan banyak energi.
 
Dari sisi psikologis, tidur siang juga mengajari si prasekolah untuk berdisiplin pada aturan sehingga ia bisa belajar mengelola waktu. Dalam skala lebih luas, bila kita mengajarkan dan menerapkan aturan secara konsisten, maka kelak anak akan disiplin terhadap waktu.
 
Sebaliknya, bila tak tidur siang, anak relatif jadi mudah rewel, gampang ngambek, uring-uringan, kurang mampu berkonsentrasi, dan malas makan. Ujung-ujungnya, berbagai aktivitas yang bermanfaat urung dilakukan.
 
Lantaran itulah, kata dokter yang berpraktik di RS Pantai Indah Kapuk tersebut, anak memang membutuhkan tidur siang. Tentunya, kebutuhan tidur siang pada tiap tingkat usia berbeda-beda. Untuk usia prasekolah cukup sekitar 1-2 jam. Nah, yang perlu diperhatikan juga adalah kualitas tidur. Meskipun cukup lama, kalau di saat bangun anak tak merasa bugar, ini berarti tidurnya kurang berkualitas. Jangan lupa batasi waktunya. Kelamaan tidur siang justru bisa menyebabkan sulit tidur di malam hari. Jadi, lebih baik tidur 1 jam tapi si anak benar-benar lelap.
continue reading »
Share on Facebook

MEMOTIVASI DISIPLIN DIRI

April 15th, 2010 -- Posted in Tumbuh Kembang | 1 Comment »

 MEMOTIVASI DISIPLIN DIRI

Kuncinya sederhana saja. Mau tahu?
 
Suatu sore di hari Minggu, Bunda mengajak Bryan, anak lelakinya yang berusia 3,2 tahun, makan ikan bakar di sebuah rumah makan di Pertokoan Maspion Square. Seperti umumnya tempat makan, selalu tersedia sebuah pesawat teve. Saat menikmati ikan bakar, tiba-tiba saja Bryan dengan suara kerasnya nyeletuk, "Mama, nonton sinetron kan bikin anak bodoh ya?" Sang bunda agak tersentak tapi lalu cepat-cepat mengangguk sambil tersenyum dan mengusap kepala anaknya. Sempat Bunda menoleh ke arah pengunjung lain yang menengok ke arah mereka, entah lantaran suara Bryan yang keras ataukah karena perkataannya.
 
Kali lain, kisah Bunda lagi, Bryan mendapatkan sebuah goody bag dari teman sekelasnya yang berulang tahun. Tiba di rumah, Bryan langsung memilah sendiri mana saja snack yang tak dibolehkan dikonsumsi selama ini karena tidak ada label HALAL. Jika ada snack baru yang belum dikenalnya dan dia tak tahu ada-tidaknya label HALAL di bungkusnya, maka lebih dahulu dia akan menanyakannya pada sang Mama, "Kalau yang ini boleh enggak, Ma?" atau dia sendiri sudah bisa mengatakan, "Aku enggak mau makanan yang seperti itu, soalnya Nggak ada label HALAL-nya."
 
Banyak lagi hal lain yang diceritakan Bunda tentang "kehebatan" anak lelaki semata wayangnya itu. Bunda sangat bangga terhadap buah hatinya. Betapa tidak? Di usia yang masih balita, sang anak sudah bisa bersikap positif. Tentu saja, hal itu berkat asuhan dan didikan yang konsisten dalam mengajarkan sikap/perilaku postif sejak dini. Seperti juga dikatakan Dr Ruri,  dokter Anak di Klinik dekat rumah, "Orangtua memang harus menanamkan sikap dan perilaku positif pada anak sedini mungkin." continue reading »
Share on Facebook

BEBAS MENGGAMBAR APA SAJA

April 14th, 2010 -- Posted in Tumbuh Kembang | No Comments »

 

Hentikan "campur tangan" Anda. Biarkan anak menggambar sesuka hatinya untuk mengembangkan kemampuan motorik dan imajinasinya.

  

Menggambar tentunya terkait dengan perkembangan motorik kasar dan halus seorang anak. Selain itu, menggambar dapatmeningkatkan kemampuan otak kanan anak untuk visualisasi, yang pada akhirnya memiliki peranan sangat penting untuk meningkatkan semua aktivitas intelektual. Dari pemecahan masalah sampai pada penguasaan pengetahuan baru dengan lebih mudah dan efisien.

Agar seorang anak berhasil, ia membutuhkan kemampuan terbaiknya untuk menghadapi tantangan hidup. Kemampuan itu berasal dari hasil interaksi fungsi belahan otak kanan dan kiri. Seorang peneliti sains Jerre Lery mengatakan, "Otak yang normal memang diciptakan untuk tantangan. Dia hanya akan bekerja optimal bila persyaratan pemrosesan pengertian itu cukup kompleks untuk menggerakkan kedua belahan otak."

Nah, aktivitas menggambar rupanya dapat mengembangkan kemampuan otak kiri dan terutama kanan. Dengan catatan, biarkan anak menggambar bebas sebebas imajinasinya.  continue reading »

Share on Facebook

Permainan Anak

February 18th, 2010 -- Posted in Tumbuh Kembang | No Comments »

 

 "Permainan anak tidak terlepas dengan masa kanak-kanak yang indah dan menggembirakan." 

–Filosof Anak–
 
Apabila kita ditanya tentang masa kanak-kanak, tentu kita akan dengan suka cita menceritakan berbagai pengalaman menyenangkan yang pernah dialami. continue reading »
Share on Facebook

Petualangan Febryan seri 6

May 29th, 2009 -- Posted in Tumbuh Kembang | No Comments »

 

 Pada Video Petualangan Febryan seri 6 ini, Dokumentasi di mulai pada Mei 2008 sampai Februari 2009. Cukup Panjang memang. ini dikarenakan sejak usia lebih dari 1 Tahun , perkembangan tidak sepesat sebelum usia 1 Tahun.

Perjalanan dimulai mencoba mobil baru, yang dibeli ayah seharga Rp 50 juta. Tidak mewah memang, tapi itulah yang lebih layak, soalnya keperluan Mobil itu lebih banyak digunakan untuk Transportasi ke Jombang, dalam hal pengajian atau yang lain.

Yang lain-lain, kunjungan ke Nganjuk, Mojokerto, Jombang. yang terakhir ulang tahun ke 2 di Mojokerto. Selamat ulang tahun Febryan.

Kini seri berikutnya belum ada yang diliput. yang jelas Febryan telah Masuk PAUD, seperti pada postingan yang lalu. Video Seri berikutnya belum dirilis.

Opening DVD Petualangan Febryan seri 6

film

Kalau ini yang dari Youtube

 

Share on Facebook

PAUD penting

April 25th, 2009 -- Posted in Tumbuh Kembang, Umum | No Comments »

Pendidikan bagi anak usia dini sangat penting , karena saat itu dimulainya pembentukan mental dan karakter semasa kecil atau pada usia 0-5 tahun sebelum masuk sekolah pada tingkat pertama di sekolah dasar (SD). “Ini yang disebut masa masa emas pada si anak,” ujar Grace Ursia kepada Jubi belum lama ini di ruang kerjanya.

Menurut Grace melalui pendidikan pra sekolah ini, selain mental, seoarang anak dipersiapkan secara matang untuk bersaing, mempunyai ketrampilan tersendiri, menjadi seorang pemipin yang handal, dan berani tampil ditengah-tengah masyarakat.
Lebih lanjut jelas Grace bahwa latar belakang pelasaksanaan pengembangan pendidikan pra sekolah terdiri dari empat hal yaitu :

1.Setiap anak mempunyai hak untuk hidup dan berkembang, pemberian imunisasi, ASI, Gizi, Kesehatan, dan Monitoring pertumbuhan.
2.Hak Tumbuh kembang, Potensi masa Anak, Masa pertumbuhan, Usia Emas Golden Age : 0-5 tahun Simulasi Potensi Anak.
3.Hak Perlindungan, melindungi anak dari tindak kekerasan secara fisik, non fisik, diskriminasi dan eksploitasi, dan jaminan akte kelahiran.
4.Hak partisipasi, menjamin peran serta dan menghargai pendapat anak sesuai usia dan tingkat psikologisnya.

Bertolak dari empat hal diatas, maka menurut Grace ADP Port Numbay berusaha untuk melakukan pendidikan pra sekolah dengan nama program Wahana Pena Emas disosialisasikan kepada masyarakat sekitar tahun 2001.
“Wahana pena emas ini dilakukan bagi anak usia 0-5 tahun dan 5 -10 tahun. Di dalam program pena emas ini ada berbagai program yang dilakukan. Jadi bukan hanya pendidikan saja, karena lima tahun pertama kehidupan anak merupakan periode yang paling penting, “ujar Grace seraya menambahkan pada periode yang disebut “usia emas anak” atau “the golden age”, inilah tahun formatif untuk pembentukan untuk menentukan proses pembentukan pertumbuhan fisik dan perkembangan potensi anak, yaitu perkembangan motorik (pembentukan keterampilan anak), mental dan panca indera, afeksi dan pengembangan daya pikir anak.

Selain itu lanjut dia anak mendapat jaminan yang memadai akan gizi/nutrisi, kesehatan untuk pertumbuhan dan pembentukan fisik, jika organ tubuh ini tidak dilakukan dengan baik maka anak mengalami “cacat permanen” atau cacat pengembangan potensinya.

Lebih lanjut kata Grace bukan hanya segi pendidikan dari anak saja yang diperhatikan tetapi segi kesehatan dan ekonomi kerakyatan dari masyarakat itu juga diperhatikan bersamaan dengan program pena emas ini. “Masyarakat yang menerima program pena emas ini. Kami berusaha untuk membentuk suatu Kelompok Studi Masyarakat (KSM)/ Kelompok Swadaya Anak (KSA), di beberapa distrik yang ada di Kota Jayapura. Selain itu kami berusaha untuk meminta kesepakatan dari masyarakat untuk bisa memberikan tanah bagi kami dengan memberikan perjanjian tanah selama lima belas tahun, untuk bisa ada pembangunan gedung KSM/KSA,” ujar Grace.

KSA program yang dibentuk berupa materi-materi yang dibagi dalam dua kelas yaitu kelas A dan B. “Untuk Materi kelas A : usia 3-4 tahun, materinya adalah melatih keselarasan motorik, penguatan percaya diri, pengembangan afeksi dan komunikasi aktif. Materi kelas B : Usia 4-5 tahun, materi yang diberikan adalah melatih ketrampilan berpikir, antara lain : menjodohkan, mengkasifikasikasifikasi, memahami hubungan, memahami pola, memecahkan pola, pengembangan bahasa lisa, persiapan membaca dan menulis, persiapan menghitung dan menjumlahkan. selain itu dalam KSA ini ada penambahan satu program yang dilakukan pada usia 5-10 tahun, denga materi yang diberikan yaitu : pengembangan keterampilan anak, penguatan daya pikir dan pemecahan masalah.

Hingga saat ini, di Jayapura ada sekitar 37 KSM yang berangotakan 1701 Kelompok Kerja (KK), yang sudah tersebar.
Sementara itu pakar pendidikan dari FKIP Uncen, Dr. Leonard Sagisolo, M.Pd ketika ditemui Jubi ruang kerjanya Senin (1/10), mengatakan pendidikan pra sekolah atau yang bisanya di sebut Pendidikan anak Usia Dini (PAUD), sangat penting walaupun bersifat di luar sekolah, karena secara tidak langsung sudah membentuk moral anak, daya pikir anak (kognitif), dan ketrampilan anak (psikomotor), ini mempunyai dampak yang baik bagi anak tersebut.

Ketika anak tersebut dibentuk secara bertahap dari pendidikan prasekolah selain TK mau pun Play Group atau kelompok bermain ini maka secara berurutan dan kedepan nanti anak tersebut akan mempunyai kreatifitas, ketrampilan dan kemampuan yang baik ketika berada pada pendidikan formal SD sampai pada perguruan tinggi. Hal ini sangat menolong anak-anak untuk bertumbuh dan berkembang dengan baik, dan menolong masyarakat yang kurang mampu serta masyarakat dan anak-anak yang orang tuanya jarang berada di rumah karena pekerjaan mereka yang banyak.

“Namun yang perlu diperhatikan oleh para pengasuh anak, yang melayani dan mendidik anak tersebut harus memiliki kesabaran, kelemah lembutan, dan kemauan untuk membentuk anak tersebut, kalau tidak maka mental anak tersebut akan terganggu,” ujar Sagisolo.
Selain itu, Yudith Manai, salah satu pengurus (Staf Seksi Anak) Pada Kelompok Studi Masyarakat (KSM) Cendrerawasih, yang beralamat di Jln Aru Kompleks PLN Abepura, mengatakan sebelum KSM Cenderawasih berdiri sendiri, mereka masih bergabung dengan KSM Merpati di Kompleks Gereja Harapan Abepura. Bangunan KSM Cenderawasih baru dibangun sejak bulan Mei 2007 dan selesai pada akhir bulan Juli 2007. Tapi belum diresmikan, karena fasilitas yang akan digunakan dalam KSM seperti Komputer, Meja dan Alat Tulis dan Buku belum ada.

“Yang baru ada itu kursi, jumlahnya ada dua puluh dua kursi. Selain fasilitas ini, kami belum ada taman bacaan, rencana akan kami buat taman bacaan di sekitar halaman gedung ini. Saat ini jumlah murid di KSM Cenderwasih sebanyak 184 murid,” ujar Yudith Manai.

Lebih lanjut kata Yudith meski belum diresmikan gedung yang sudah dibangun ini dengan fasilitas yang minim tetapi program tetap berjalan sesuai dengan materi yang di berikan oleh Yayasan Wahanan Visi Indonesia (WVI) seperti Play Group dan Ibadah setiap dua minggu sekali dalam satu bulan untuk anak-anak usia 3-10 tahun.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa KSM Merpati Bergabung dengan KSM Cenderawasih untuk melakukan ibadah di gedung KSM Cenderawasih. “Kegitan pembuatan bak air minum bagi anak yang membutuhkan bak air minum dirumahnya kami lakukan setiap ada permintaan dari si anak. Pembuatan kartu natal, les tambahan materi komputer dan pembuatan kartu natal di komputer yang dilakukan setiap sore hari tergantung jam sekolah dari anak tersebut,” ujar Yudith.

Sedangkan anak usia 0-1 tahun yang termasuk dalam Kelompok Swadaya Anak (KSA), program yang sudah dilakukan oleh KSM Cenderawasih antara lain Penguatan Gizi anak yang di dalamnya pemberian makanan bergizi, Pemberian Imunisasi dan campak serta Pengobatan telinga, biasanya dilakukan dalam tiga bulan sekali oleh Puskesmas karena WVI sudah bekerja sama dengan mereka. “Ini semua dilakukan secara gratis. Selain itu kami juga mendapat bantuan berupa mesin parut yang kami gunakan mencari modal untuk memenuhi kebutuhan dalam dalam KSM in,” ujar Yudith dengan serius.

Share on Facebook

Febryan Mulai PAUD

April 25th, 2009 -- Posted in Tumbuh Kembang | No Comments »

 

Sejak 2 Bulan lalu Febryan mulai masuk PAUD. Koq sudah sekolah? Iya itulah Jaman sekarang, demam PAUd melanda negeri ini. di Desa-desa, di kampung-kampung. Apalagi di kota besar seperti Surabaya, tempat Febryan tinggal. Meski usia Febryan baru 2 Tahun.  1 Februari lalu usianya tepat 2 tahun, Ibu-ibu PKK di kampung Kranggan Margorejo yang kecentilan, pada mendirikan PAUD di balai RW Margorejo. Anak-anak kecil (bayi) pada masuk PAUD Puspa hati yang dikelola iBu-ibu PKK ini.

Hari Pertama Sekolah, Febryan yang berkembang begitu cepat dan cerdas, kini mulai memasuki dunia yang banyak teman. Pada bingung memang, yang sekolah justru Ibunya, sia anak hanya tolah-toleh, nangis, ngantuk, ngambek dll. Itulah anak-anak. Kini mereka mulai bisa beradaptasi,mulai mau baris, nyanyi dll.

Selamat belajar di usia dini Febryan…

Share on Facebook

Agar anak cerdas bergaul

November 15th, 2008 -- Posted in Orang Tua, Tumbuh Kembang | No Comments »

 

 Bantu anak mengembangkan, kemampuan interpersonalnya.
Anak bisa diajarkan dan dilatih sikap- sikap yang dibutuhkan dalam pertemanan seperti berbagi, peduli, berempati, toleransi, dan menjauhi sikap negatif. Contoh, ketika ada anak lain dipukul temannya, orang tua bisa memberikan suatu pelajaran pada anaknya, “Lihat, Ari memukul Kiki. Menurutmu, boleh tidak berbuat seperti itu pada teman?” biarkan anak menjawabnya dan berikan penjelasan lebih lanjut.
 
Ajarkan bersikap ramah.
Senyum tulus, tatapan mata yang ramah, tegur-sapa ringan seperti “apa kabar”, “hai”, dan sebagainya, bisa menjadi langkah awal yang baik dalam pendekatan pertemanan. Nah, ajari anak untuk menilai pertemanan dengan hal-hal kecil dan sederhana seperti itu. 
 
Beritahu anak untuk menarik teman secara wajar
Ada anak yang berupaya menarik perhatian temannya dengan cara mentraktir dan ikut membantu, misal. Boleh-boleh saja selama dalam batas kewajaran. Jangan sampai anak disalahgunakan teman-temannya seperti teman-teman minta ditraktir setiap hari, si anak dikerjai untuk membuatkan PR temannya, dan lain-lain. Katakan kepada anak agar menghindari pertemanan yang tidak sehat tersebut.
 
Minta anak mengundang temannya ke rumah
Pada acara-acara tertentu seperti ulang tahun, orangtua mungkin bisa meminta anak mengundang teman-temannya. Jikapun tidak ada acara tertentu, minta anak sesekali mengajak temannya ke rumah, sepulang sekolah misalnya, untuk belajar bersama.
Share on Facebook

Idul Fitri 1429H

October 4th, 2008 -- Posted in Tumbuh Kembang, Umum | No Comments »

  Selamat idul Fitri. Minal Aidzin wal Faidzin. Mohon Maaf lahir dan batin.
Pada lebaran kali ini Febryan beserta keluarga, berlibur di tempat kelahiran Ayah di Nganjuk Jawa Timur. Tepatnya di desa Kaloran, Kec. Ngronggot Kab. Nganjuk. Mudik pada hari Senin dan rencara balik ke Surabaya Hari Senin depan. Berikut
sebagian foto-foto Lebaran. Untuk Koleksi Lengkap akan di Upload Menyusul.

Bryan, Fikri, Zaki, Johar  Di Sawah Pak Puh Fadil

Ayah, Nenek, Mama Mama, Ayah Pak Puh Sahro

Pak Puh Ipnu Cucu Adin Rolly

Selamat Idul Fitri  - MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Share on Facebook

9 Kendala Bicara Si Batita

September 24th, 2008 -- Posted in Tumbuh Kembang | No Comments »

' Ayah...' Di awal usia batita, anak mulai mampu mengucapkan kata yang memiliki makna. Meski kebanyakan kata tersebut masih sulit dipahami karena artikulasi (pengucapannya) masih belum baik. Perlu diketahui, kemampuan batita dalam berbicara dipengaruhi kematangan oral motor (organ-organ mulut). Sementara, kemampuan yang menunjang perkembangan bahasa di antaranya kemampuan mendengar, artikulasi, fisik (perkembangan otak dan alat bicara), dan lingkungan.

Maka jangan heran kalau di usia batita anak belum lancar berbicara. Apa sajakah kendalanya? Berikut penjelasannya. continue reading »

Share on Facebook

Next »